Ciri Khas Semarang
Semarang adalah salah satu kota di Jawa Tengah, dan menjadi Ibukota untuk Jawa Tengah.
Penduduk mayoritasnya masih asli lokal Semarang, dan sebagian masih kental menggunakan bahasa Jawa.Karakter orang Semarang adalah Baik, penyayang, ramah, tidak kasar, mudah bergaul, suka menolong.Jika ada menganggap orang Semarang itu jahat itu tidak benar. Karena pada dasarnya semua orang di Indonesia sangatlah baik.
Penduduk mayoritasnya masih asli lokal Semarang, dan sebagian masih kental menggunakan bahasa Jawa.Karakter orang Semarang adalah Baik, penyayang, ramah, tidak kasar, mudah bergaul, suka menolong.Jika ada menganggap orang Semarang itu jahat itu tidak benar. Karena pada dasarnya semua orang di Indonesia sangatlah baik.
Karena watak Orang Semarang begitu menarik, maka orang Semarang pantas dijadikan jodoh.
Ciri khas orang Semarang yang mau membantu sesama manusia, menjadi daya pikat bagi semua orang untuk menerima kehadiran orang Semarang dijadikan sebagai saudara di tengah-tengah masyarakat dan negara.Namun demikian, kota Semarang telah padat dengan bertambahnya penduduk dari beragam suku, seperti Arab, Tionghoa dan Jawa. Yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, bahkan penduduk keturunan Tionghoa juga telah banyak yang lahir di kota Semarang.
Dan ini dia beberapa ciri khas Kota Semarang..!
1.Tugu Muda
Dan ini dia beberapa ciri khas Kota Semarang..!
1.Tugu Muda
Tugu Muda adalah sebuah monumen yang dibangun untuk memperingati jasa-jasa para pahlawan yang gugur pada Pertempuran Lima hari di Semarang.
Awal dibangun pada tahun 1945, tetapi proyek pembangunan sempat terhenti karena adanya perang melawan Sekutu pada waktu itu. Kemudian pada tahun 1949, monumen ini kembali dilanjutkan, yang pada akhirnya diperbaharui dan dibangun ulang pada tahun 1951.
Monumen Tugu Muda ini berlokasi di tengah kota, tepatnya di jalan Pandanaran, Semarang. Berdekatan dengan Gedung Lawang Sewu, Gedung Pandanaran, Museum Mandala Bhakti, Gereja Katedral, dan Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah.
Pada sore hari, di area taman Tugu Muda ini banyak dikunjungi warga, terutama anak-anak muda untuk sekedar berfoto atau menikmati waktu senja sambil menunggu lampu taman menyala.
Tapi, Anda harus berhati-hati saat memasuki area taman ini ya... karena ada beberapa persimpangan jalur yang padat lalu lintas.
2. Simpang Lima
Simpang Lima, ini adalah alun-alunnya kota Semarang. Lokasi yang juga merupakan ciri khas kota Semarang. Ber-area di tengah perkotaan, dengan taman yang luas, dikelilingi oleh beberapa gedung perhotelan, pertokoan, Mall, dan beberapa area makan yang diantaranya menjual makanan khas kota Semarang.
Bagi Anda yang datang dari luar kota, di sekitar kawasan ini ada banyak tempat-tempat penginapan, seperti Hotel Ciputra, Hotel Graha Santika, dan beberapa hotelberbintang lainnya.Pada malam hari, lokasi simpang lima ini menjadi pusat kunjungan masyarakat dan wisatawan untuk sekedar menikmati suasana malam. Terutama pada sabtu malam, tempat ini akan menjadi lebih ramai dari biasanya, tua muda bahkan anak-anak tumpah-ruah di sekitar lapangan untuk menikmati malam libur
Bagi Anda yang datang dari luar kota, di sekitar kawasan ini ada banyak tempat-tempat penginapan, seperti Hotel Ciputra, Hotel Graha Santika, dan beberapa hotelberbintang lainnya.Pada malam hari, lokasi simpang lima ini menjadi pusat kunjungan masyarakat dan wisatawan untuk sekedar menikmati suasana malam. Terutama pada sabtu malam, tempat ini akan menjadi lebih ramai dari biasanya, tua muda bahkan anak-anak tumpah-ruah di sekitar lapangan untuk menikmati malam libur
3. Pasar Johar
Ternyata pasar terbesar di Asia Tenggara ada di Indonesia, tepatnya di Kota Semarang. Pasar Johar memiliki luas 1.5 hektar. Selain luas, pasar ini juga memiliki arsitektur yang indah, bahkan ada sentuhan arsitektur dari Belanda.
4. Bandeng Tulang Lunak
Oleh-oleh yang ditunggu selepas melancong ke Semarang tentu saja bandeng tulang lunak. Rasanya yang lezat membuat para pengunjung tak bisa melewatkannya. Bahkan, kota Semarang bisa menghabiskan lebih dari 10.000 ribu bandeng dalam satu tahunnya untuk memenuhi permintaan konsumen. Usaha bandeng tulang lunak atau yang dikenal dengan nama bandeng presto ini sudah ada sejak tahun 1977.




Komentar
Posting Komentar